Studi Komparatif Nilai Ekologi dalam Cerita Rakyat (Toyolo) Mamasa dan Spiritualitas Ekologi Fransiskus Asisi

Main Article Content

guswandri guswandri

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan membandingkan nilai-nilai ekologi yang terkandung dalam tradisi lisan toyolo di Mamasa dengan ekoteologi Fransiskus Asisi. Toyolo, sebagai salah satu cerita rakyat Mamasa, mengandung pesan moral dan spiritual yang erat kaitannya dengan alam serta hubungan harmonis antara manusia dan lingkungannya. Di sisi lain, Fransiskus Asisi dikenal dengan spiritualitas ekologinya yang menekankan kasih persaudaraan universal, kerendahan hati di hadapan ciptaan, serta tanggung jawab manusia dalam memelihara bumi sebagai rumah bersama. Melalui pendekatan studi komparatif, penelitian ini berusaha menemukan titik temu antara kearifan lokal Mamasa dan pemikiran teologi Barat dalam bidang ekologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik toyolo maupun ekoteologi Fransiskus Asisi sama-sama menekankan pentingnya relasi harmonis manusia dengan alam, meskipun dengan simbol dan ekspresi yang berbeda. Perbandingan ini membuka ruang bagi pengembangan ekoteologi kontekstual yang relevan dengan konteks masyarakat Mamasa, sekaligus memperkaya diskursus teologi ekologi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Studi Komparatif Nilai Ekologi dalam Cerita Rakyat (Toyolo) Mamasa dan Spiritualitas Ekologi Fransiskus Asisi. (2025). TRANSFORMATIO: Jurnal Teologi, Pendidikan, Dan Misi Integral , 3(01). https://doi.org/10.61719/transformatio.v3i01.75
Received 31.12.2025
Accepted 31.12.2025
Published 31.12.2025

References

Allen, Paul Marshall, dan Joan deRis Allen. Francis of Assisi’s Canticle of the Creatures: A Modern Spiritual Path. Continuum, 2000.

Aman, Peter C. “Teologi Ekologi dan Mistik-Kosmik St. Fransikus Asisi.” Diskursus - Jurnal Filsafat dan Teologi STF Driyarkara Volume 15 Nomor 2 (Oktober 2016): 188–208. http://repo.driyarkara.ac.id/id/eprint/16.

Arulangi, Ronald. “Dua Sumber Otoritas dalam Tiga Konteks: Gereja Toraja Mamasa Menuju Kemandirian Teologi dalam Dialektika antara Isu-isu Pastoral, Alkitab dan Kearifan Cerita Rakyat Mamasa.” Jurnal Teologi Eranlangi Sekolah Tinggi Teologi Sulawesi Barat Vol.1 No.1 (2020).

Buijs, Kees. Dewata dalam Toyolo: Kuasa Tiga Dunia di Cerita Rakyat Toraja Mamasa. Penerbit Ininnawa, 2020.

Buijs, Kees. Toburake: imam perempuan pelayan adat tertinggi : ritual dan ucapannya dalam agama tradisional masyarakat Toraja Mamasa. Cetakan I. Penerbit Ininnawa, 2020.

Eliade, Mircea, dan Mircea Eliade. The Sacred and the Profane: The Nature of Religion ; [the Groundbreaking Work by One of the Greatest Authorities on Myth, Symbol, and Ritual]. Diterjemahkan oleh Willard R. Trask. A Harvest Book. Harcourt, Brace, 1987.

Keriapy, Frets. “Teologi Multikultural: Kearifan Lokal Sebagai Bentuk Berteologi dan Berbudaya.” MAGENANG: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 1 No 2 (2020). https://doi.org/10.51667/mjtpk.v1i2.448.

Ladjar, Leo L. OFM. Fransiskus Asisi, Karya-karyanya. Kanisius, 1988.

Malau, Desna Suryanita, dan Hadrianus Tedjoworo. “Proses Pendidikan dalam Korelasi Pemikiran Paulo Freire dan Spiritualitas Fransiskus Asisi.” MELINTAS 39, no. 1 (2024): 64–97. https://doi.org/10.26593/mel.v39i1.7753.

Mandadung, Arianus. Etno-ekologi Mamasa: manusia, budaya, lingkungan hidup. Cetakan pertama. Global Aksara Pers, 2024.

Milošević, Danijela, Jelena Maksimović, dan University of Niš, Faculty of Philosophy, Department of Pedagogy, Niš, Serbia. “Methodology of Comparative Research in Education: Role and Significance.” International Journal of Cognitive Research in Science, Engineering and Education 8, no. 3 (2020): 155–62. https://doi.org/10.23947/2334-8496-2020-8-3-155-162.

Patannang Borrong, Robert. “Kronik Ekoteologi: Berteologi dalam Konteks Krisis Lingkungan.” Stulos Jurnal Teologi Vol 17, No. 2 (2019). https://sttb.ac.id/storage/2022/11/STULOS-Vol-17-No-2-Juli-2019.pdf#page=55.

Rambe, Aguswati Hildebrandt, Jilles de Klerk, dan Lady Paula Reveny Mandalika, ed. Jalinan sejuta ilalang: pergumulan, tantangan dan harapan : mensyukuri 60 tahun Zakaria J. Ngelow. Cetakan ke-1. With Ronald Arulangi dan Zakaria J. Ngelow. Yayasan Oase Intim, 2012.

Ressa, Yosia Polando, Cindy Cecilia Tumbelaka-van Munster, dan Ronald Arulangi. “Meretas Jalan Pembebasan: Hermeneutik Silang Budaya antara Cerita Rakyat Perempuan-Perempuan Pelarian dan Ratu Wasti.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 9, no. 1 (2024): 85–104. https://doi.org/10.30648/dun.v9i1.1392.

Sherman, Amy L. Agen Kemajuan: Mengusahakan Shalom di Setiap Aspek dalam Masyarakat. Literatur Perkantas Jawa Timur, 2025.

Song, C. S. Sebutkanlah Nama-nama Kami: Teologi Cerita dari Perspektif Asia. BPK Gunung Mulia, 2001.

Stanislaus, Surip. “Peduli Ekologi Ala Fransiskus Asisi.” LOGOS 18, no. 2 (2021): 56–86. https://doi.org/10.54367/logos.v18i2.1317.

The Francis Book: 800 Years with the Saint from Assisi. 1st Collier books ed. With Roy M. Gasnick. Collier Books ; Collier Macmillan Publishers, 1980.

Thomas of Celano. St. Francis of Asisi. Franciscan Herald Press, 1962.

Usmar, Adnan. Cerita rakyat masyarakat Mamasa. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1998.

Vielda Ayhuan, Vilma, Nancy Novitra Souisa, dan Monike Hukubun. “Alam Sebagai Baileo Kehidupan: Suatu Kajian Teologi.” ARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi Dan Studi Agama Vol 3 NO. 2 (2021). https://doi.org/10.37429/arumbae.%20v3i2.702.